Showing posts with label SERVICE. Show all posts
Showing posts with label SERVICE. Show all posts

Saturday, 23 July 2016

Cara Instal Ulang Laptop Menggunakan Flashdisk

Tutorial kali ini mengenai bagaimana cara menginstall windows 7, 8 maupun 10 dengan menggunakan USB flashdisk. Mengingat netbook saat ini mayoritas tidak disertai DVD drive.
Hal tersebut membuat pengguna netbook mengalami kesulitan ketika ingin menginstall sistem operasi, misalkan sistem operasi windows pada netbook mereka.
Maka dari itu, menginstall windows 7 , 8 maupun 10 menggunakan flashdisk merupakan solusi yang tepat bagi pengguna netbook maupun bagi anda yang mengalami kesulitan ketika ingin menginstall ulang windows 7, 8 maupun 10 dikarenakan DVD drive anda bermasalah.
Untuk membuat bootable flashdisk, saya biasanya menggunakan Rufus dikarenakan penggunaannya yang sederhana dan juga cepat. Terlebih dahulu siapkan flashdisk dengan kapasitas minimal 4GB.
Sebenarnya berapa besar kapasitas flashdisk tergantung jenis sistem operasi apa yang ingin kita install. Okey langsung saja, berikut langkah-langkah membuat bootable flashdisk:
1. Pertama, silakan download softwarenya DISINI :).
2. Masukkan flashdisk anda kemudian buka aplikasi Rufus. Device anda secara otomatis akan terdeteksi seperti gambar di bawah ini.


3. Klik gambar CD drive untuk memilih lokasi file ISO windowsnya.  Kemudian klik Open.

4. Secara otomatis Rufus akan merubah file system dari  FAT32 menjadi NTFS. Anda bisa merubah nama drive tersebut pada New volume label. Kemudian klik Start.

5. Akan muncul notifikasi bahwa semua data yang terdapat pada drive tersebut akan diformat, jadi pastikan bahwa anda sudah membackup semua data yang penting. Selanjutnya klik OK.

6. Proses ini memakan waktu kira-kira 20 menit. Aplikasi ini sangatlah cepat, tetapi semua itu tergantung berapa besar ukuran sistem operasi tersebut dan kecepatan flashdisk yang digunakan.

7. Selesai! Flashdisk anda sekarang sudah bisa digunakan untuk media instalasi windows. Kemudian klik Close.

Media instalasi windowsnya sudah siap. Langkah selanjutnya yang harus anda lakukan adalah mengatur BIOS agar booting pertama kali dari flashdisk. Hal itu dilakukan agar device yang pertama kali dibaca pada saat awal booting adalah flashdisk.

Setting BIOS agar Booting dari Flashdisk

1. Jangan cabut flashdisk yang sudah bootable tadi. Biarkan dalam kondisi terpasang pada komputer/ laptop anda.
2. Restart komputer/ laptop anda, kemudian tekan tombol DEL (Delete) untuk masuk ke menu BIOS. Tombol yang paling umum digunakan untuk masuk ke menu BIOS adalah DEL, F1, F2, atau Fn+F2, tergantung manufacturer laptop/ motherboard anda.
3. Anda akan melihat tampilan menu BIOS seperti gambar di bawah ini. Setelah itu, pindah ke tab Boot dengan menggunakan tombol ◄ ►.

4. Gambar berikut menunjukkan bahwa device yang berada di urutan teratas adalah HDD. Jadi komputer/ laptop anda akan melakukan booting pertama kali dari HDD.

5. Agar komputer/ laptop anda melakukan booting pertama kali dari flashdisk, anda perlu menempatkan Removable Devices berada di urutan teratas. Caranya dengan memilih Removable Devices, kemudian geser menggunakan tombol +/- sampai berada di urutan teratas seperti gambar berikut.

6. Kemudian tekan F10 untuk menyimpan hasil setting sekaligus keluar dari menu BIOS.

Gambar di Copy dari GOOGLE

Read more

Friday, 15 April 2016

Cara Membongkar dan Memasang Printer MP237


Cara Membongkar MP237
1.            Bongkar Cassing Belakan, Dilanjutkan membuka Cassing bagian samping
2.            Buka Cassing Tombol
3.            Buka Tombol Printer
4.            Cabut Semua Cable yang ada di MotherBoard
5.            Buka Scanner
6.            Buka Sensor Penarik Kertas, Buka Pembaca Sensor Bulat, Kedua Komponen ini bersatu
7.            Buka Sensor panjang
8.            Buka Carridge
9.            Buka Dinamo atas, Yang Menggerakkan Carridge
10.          Besi Tempat dudukan Carridge
11.          Buka Roller
12.          Buka ASF (PENARIK KERTAS), Bersatu dengan Pembuangan
13.          Buka Roller Penyangga kertas hati-hati Sensor bulat jangan sampai terlipat
14.          Buka Dinamo bagian Bawah tang Memutar Sensor Bulat dan Memutar Roller
15.          Buka Roller untuk mengeluarkan kertas
16.          Buka Power Supplay
SELESAI
Cara memasang MP237
1.       Letakkan Cassing bagian bawah
2.       Pasang Power Supplay
3.       Pasang roller peyang mengeluarkan kertas
4.       Pasang dinamo bagian bawah yang memuatar sensor bulat dan memuatr roller
5.       Buka roller penyangga kertas, pasang Sensor Bulatnya di bagian kiri
6.       Pasang ASF (PENARIK KERTAS) dan pasang Pembuangannya mungkin ASF bersatu dengan Pembuangan
7.       Pasang roller yang di bawah carridge
8.       Pasang tempat dudukan carridge
9.       Pasang dinamo yang menjalankan carridge
10.   Pasang carridge
11.   Pasang sensor panjang
12.   Pasang sensor penarik kertas , pasang pembaca sensor bulat
13.   Pasang scannner
14.   pasang tombol printer
15.   pasang cassing bagian samping printer
16.   pasang cassing bagian belakang printer
17.   pasang cassing tombol printer
Read more

berbagai Error pada Printer



1.Error 5100                        : Ada yang nyangkut pada bagian carridge yang menghalangi jalanya carridge (Rumah catridge)
Cara Mengatasi             :* Terkadang Error 5100 karena Selang Infus yang menyangut, Kita Coba mencabut Selang infus tersebut.
*Terkadang juga ada kertas atau benda asing yang menyangkut yang akan menghalangi jalanya carridge tersebut berjalan
2.Paper Jamed                  :ada Yang menyangkut pada bagian penarikan kertas Sehingga kertas tidak dapat ditarik
   Cara Mengatasi              :*Paper jamed bisa terjadi pada Sensor Penarik kertas yang sudah rusak, Coba melakukan Cek atau ganti dengan Sensor penarik kertas yang baru
                                                *Pada bagian Penarik kertas Pasti ada Sesuatu benda yang menyangkut sehinnga Penarikan kertas gagal atau tidak dapat di tarik,caranya bongkar casing printer,buka Carridge cari benda tersebut
3.Error 5B00                        :Error 5B00 adalah error yang Telah Melakukan memprint dengan jumlah lembaran maksimal
   Cara Mengatasi              :*RESET dengan cara matikan Printer tanpa mencabut kabel power, tekan dan tahan tombol reset dan tekan tombol power, Disini keadaan memegang kedua tombol, Lepas tombol Reset, dan Tekan lagi tombol reset 5x tanpa melepas tombol power dan Lepas secara bersamaan,Dalam Saat itu Printer akan masuk Service Mode, Buka Program reseter yang Telah disediakan Atau bisa di Download
                                                Pada CLEAR INK COUNTER, click MAIN dan PLATEN
                                                CLICK EEPROM, Dan printer akan memprint eprom dan clik Quit
                                                SELESAI
4.Tinta Tidak keluar
   Atau Beku                        :Tinta Membeku akibat dalam beberapa hari terakhir Printer tidak bekerja sama sekali,Ini mengakibatkan Inta Didalam Catridge membeku dan Tidak dapat keluar lagi
   Cara Mengatasi              :*Sediakan Air panas dalam Mangkok jangan terlalu banyak,Sediakan suntik Air yang Sudah di isi Air panas
                                                Rendam Catridge Itu didalam mangkok tanpa mengenaikuningan pada Catridge,Lalu suntikkan Air panas kedalam catridge itu Lalu tunggu beberapa Saat,Lalu lkakukan tekanan udara dari Lobang atas Catridge menggunakan Suntik Tanpa Jarum
                                                SELESAI
5.Kode Error P02              :P02 Adalah Carriage Error
   Cara Mengatasi              :*Pastikan tidak ada benda asing yang menyangkut pada roll printer
                                                 *Bersihakn dan cek encodernya, mungkin ada cipratan tinta
6.Kode Error P03              :P03 adalah Error pada bagian Sensor bulat
   Cara Mengatasi              :*Cek timing disk sensor yang berada di sebelha kiri printer dan bersihkan kemungkinan ada kotor dibagian sensor tersebut
7.Kode Error P05              : (ASF sensor Error) Sensor pendeteksi kertas
   Cara mengatasi              :*Coba ganti ASF/PE sensor unit (SENSOR PENARIK KERTAS)
                                                 *Coba Ganti Dinamo Printer
                                                 *Coba Ganti MOBO Printer
8.Kode Error P06              :Disebabkan karena Temperatur panas printer telah berlebihan
   Cara mengatasi              :*Ganti Motherboard Printer
9.Kode Error P07              :Printer Telah melampaui batas Print
   Cara mengatasi              :Reset Printer Menggunakan Reseter
10.Kode Error P15            :Dissebabkan oleh printer kelebihan Arus Listrik dari USB
   Cara mengatasi              :*Coba ganti USB Printer
                                                 *Coba Melakukan Ganti Motherboard 
11.Kode Error P22            :Scanner tidak Kebaca Atau sudah bermasalah
   Cara mengatasi              :*Coba Cek cable Fleksible Scanner Printer
                                                :*Coba Ganti Scanner
                                                :*Coba Ganti Motherboard
12.Error P10                        :Kemungkinan Terkena pada Komponen R301 pada Motherboard
                                                 Kemungkinan Catridge Kotor sehingga tidak Keditek
     Solusi                               :*Coba Mengganti MOBO
                                                 *Coba Mengganti Carridge
                                                 *Coba Mengganti Catridge
13.Mati Total                      :Kemungkinan Karena Tegangan listrik terlalu tinggi
     Solusi                               :*Coba Cek PowerSuplay
 *Coba Cek Tombol Printer
                                                 *Coba Cek Motherboard Printer
14.Catridge Tidak
      Kediteck                        :Kemungkinan Terkena pada Catridge Terciprat Tinta
                                                 Kemungkinan Juga Terkena pada Encodrnya Terkena Tinta
     Solusi                               :*Coba melakukan Cek Catridge Printer
                                                 *Coba Cek Carridge Printer
15.B200 (E10)                     :Catridge bermasalah
Kemungkinan Terkena Catridge
MainBoard
Carridge
Error printer  mp287 Paper Jump
                Solusi: NB periksa
                                -Bagian roll ada yang nyangkut, kalau tidak ada
                                -Cek infuski kemunkinan infus terlalu ketat terkadangmenjadi papae jump
                                -sensor panjang
                                -Sensor Bulat
                Periksa
                -Pembaca Sensor Kertas yang ada diatas sensor penarik kertas bawah (yang Warna Hitam)
                -Kemungkinan ada Bermasalah di pembaca sensor penarik kertas atas

                Solusi Terakhir:
                -Periksa 1 set Mesin penarik kertas
                -Kemungkinan ada yang bermasalah Gear dalam mesin penarik kertas

Read more

Monday, 8 February 2016

Mengatasi Lampu Resume Berkedip 3x Canon IP2770 (paper jam)


Masalah memang sering terjadi pada printer. Apalagi kalau printer yang satu ini. Memang dari segi harga lumayan murah di bandingkan produk lain, Tapi soal kulitas nya itu tergantung yang pake. Kalau terlalu sering di bikin buat cetak poto bisa2 cepet bermaslah tuh cartridge. Kalau bermasalah cartridgenya sih tinggal cleaning2 aja beberapa kali tapi kalau tetep gitu-gitu ja ya terpaksa buang ja cartridgenya trus beli yang baru.. Gampang kan :D saya jg pernah nih ngalamin masalah sama printer ini salah satunya yang saya posting ini. Banyak cara buat ngatasin masalah paper jam. Peper jam adalah masalah yang terjadi pada sensor kertas yang ada di dalam printer, dikarenakan ada kertas yang nyangkut atau karna sensor kertasnya yang bermasalah. Cara pertama untuk mengatasi paper jam
  • Kertas tersangkut : Jika ada kertas yang menyangkut segera ambil dengan perlahan, matikan printer dan hidupkan kembali.
  • Reset Manual : Coba reset printer nya dengan cara, matikan terlebih dahulu printer yang bermasalah tersebut tapi jangan cabut kabel listriknya, lalu tekan tombol Resume (orange) jangan di lepas lalu tekan juga tombol Power (Hijau), lepas tombol Resume tapi jangan lepas tombol Power, selanjutnya tekan tombol Resume sebanyak 5x, lalu lepas kedua tombol tersebut. Computer yang terkoneksi ke printer tersebut akan mendeteksi perangkat baru, abaikan saja. Tunggu hingga Lampu Power berhenti berkedip. Lalu matikan printer tersebut. Kalau masih belum bisa kemungkinan kerusakan ada di Hardwarenya yaitu sensor kertasnya.
  • Sensor Kertas : buka terlebih dahulu tutup printer dengan obeng plus dan min. cari sensor kertas yang ada di dalamnya. kayak di gambar ini (gambar copas dari google) :D
GBR
Bersihkan sensor kertas tersebut dari debu atau kotoran yang menghalangi sensor tersebut. Jika perlu Solder kembali kabel yang terhubung ke sensor, pasang kembali sensor kertas dan pasang juga tutup printernya lakukan lankah ke 2 setelah semua di pasang. Apabila masih belum bisa terpaksa harus di ganti tuh sensornya. Kalau ada printer yang bekas tapi merknya sama. Itu bisa dimanfaatkan, ganti ja sensor nya sama printer yang rusak itu. Semoga berhasill Hati-Hati untuk membongkar printer kalau teledor bisa2 rusaknya nambah parah
Read more

Langkah Membongkar dan Merakit CPU

Langkah pertama cara membongkar CPU adalah :

  • Buka cassing.
  • Lepas semua kabel yang terhubung dari Mother Board (Kabel data,power,swib,floppy,tombol reset,kipas,CD ROM,harddisk,LED,dsb).
  • Lepas Power supply,Harddisk,Floppy,CD ROM.
  • Lepas LAN card,RAM,Fan atau Processor.
  • Lepas mother board.
Setelah semua komponen terlepas langkah selanjutnya yang harus kita lakukan adalah mengetahui semua fungsi yang ada dalam sebuah PC.Komponen beserta fungsinya tersebut adalah:
  • Power supply :Menyalurkan arus AC ke DC.
  • Harddisk :Menyimpan data berkapasitas besar.
  • CD ROM :Membaca atau mengolah CD.
  • Floppy disk :Membaca atau mengolah Disket.
  • RAM :Menyimpan data sementara.
  • LAN Card :Menghubungkan PC ke jaringan melalui kabel UTP dan RJ 45
  • Fan :Pendingin PC.
  • Mother board :Tempat meletakkan semua komponen.
  • Kabel Data :Menghubungkan komponen dari mother board ke komponen lain.
  • Kabel Swib :Menyalurkan aris AC ke DC.
Setelah mengetahui semua fungsi komponen tersebut langkah berikutnya adalah memasang kembali komponen PC tersebut.Langkah-langkah memasang PC tersebut adalah:
  • Pasang Motherboard.
  • Pasang harddisk,CD ROM,Floppyke cassing pada tempat yang telah disediakan dengan Rapi,hati-hati,dan benar.
  • Pasangkan Processor beserta pendingin pada mother board dengan hati-hati dan benar.
  • Pasang RAM pada mother board.
  • Pasang kabel power ke Floppy,Harddisk,dan CD ROM dengan urutan yang benar.
  • Pasang semua Card yang ada pada slot yang tersedia di Mother board dengan benar kemudian disekrup pada pemegangnya supaya kuat dan kokoh.
  • Tutup kembali cassing.
  • Pastikan semua terpasang dengan rapi dan benar.                                                                                                                                                                                                               Trik Cara Menganalisa Dasar Kerusakan Pada Komputer -                                                                                                                                                                                            Jika PC sering kali menunjukan adanya peng-alamatan yang rumit, atau menampilkan suatu pesan error, mengeluarkan bunyi beep yang terus menerus secara beraturan atau tidak beraturan, PC tersebut kemungkinan besar sedang dalam masalah, saya akan memberikan Tips dan solusi untuk mengatasi masalah tersebut dan PC Anda dapat berfungsi kembali seperti sedia kala.
    Cara Mendeteksi Gejala dan Kerusakan Pada Komputer
    Masalah atau kerusakan yang timbul biasanya dikategorikan dalam 2 jenis kerusakan yaitu : Masalah atau kerusakan Hardware dan Software
    Jenis Kerusakan Dapat dikategorikan menjadi 2 kategori, yaitu :

    1. Kerusakan Pada Hardware (Perangkat Keras)
    2. Kerusakan Pada Software (Perangkat Lunak)

    Kerusakan pada Hardware :
    Masalah dengan komponen Hardware perlu penanganan yang serius karena sulit dilokalisir dan disingkirkan tanpa tools yang tepat, keahlian dan pengalaman yang menunjang. Penjelasan akan berkisar pada masalah yang sering terjadi disertai dengan cara mengatasinya.

    1. Kerusakan Pada Power Supply
    Gejala :
    Setelah dihidupkan PC tidak bereaksi apa-apa, tidak ada tampilan di monitor, tidak ada lampu indikator (led) yang menyala, kipas power supply tidak berputar, lampu indikator pada monitor tidak menyala.
    Solusi :
    Periksalah apakah kabel terhubung dengan benar dan steker terpasang dengan baik pada soketnya, periksa juga apakah ada tombol on/off dibelakang tepatnya dibelakang Power Supply sudah dalam posisi On, Jika sudah yakin terpasang dengan benar tapi tetap tidak ada respon untuk meyakinkan silahkan anda ganti kabel power dengan yang anda yakini bagus. Masalah terjadi karena tidak adanya tegangan listrik yang masuk, kerusakan ada pada kabel power.
    Masalah :
    Setelah dihidupkan PC tidak bereaksi apa-apa, tidak ada tampilan di monitor, tidak ada lampu indikator (led) yang menyala, kipas power supply tidak berputar, lampu indikator pada monitor menyala.
    Solusi :
    Lakukan seperti langkah diatas, tetapi jika masih belum ada respon berati masalah ada pada Power Supply, Silahkan anda ganti PS nya, Saya sarankan sebaiknya anda ganti saja Power Supply yang rusak dengan yang baru, dan hati-hatilah dalam pemasangannya.
    Catatan : Jika kerusakan hanya pada Power Supply saja, Setelah anda menggantinya, komputer akan kembali bekerja dengan normal. Kecuali jika ada masalah pada komponen yang lainnya seperti Mother Board, VGA Card dan Memory.

    2. Kerusakan Pada Mother Board
    Gejala :
    Setelah dihidupkan, tidak ada tampilan di monitor, lampu indikator (led) di panel depan menyala, lampu indikator (led) monitor berkedip-kedip, kipas power supply dan kipas procesor berputar, tidak ada suara beep di speaker.
    Solusi :
    Langkah pertama lepas semua kabel power yang terhubung ke listrik, kabel data ke monitor, kabel keyboad/mouse, dan semua kabel yang terhubung ke CPU, kemudian lepas semua sekrup penutup cashing. Dalam keadaan casing terbuka silahkan anda lepaskan juga komponen-komponen lainnya, yaitu kabel tegangan dari power supply yang terhubung ke Motherboard, harddisk, floppy, hati-hati dalam pengerjaannya jangan terburu-buru. Begitu juga dengan Card yang menempel pada Mboard (VGA, Sound atau Card lainnya). Sekarang yang menempel pada cashing hanya MotherBoard saja. Silahkan anda periksa Motherboadnya dengan teliti, lihat Chip (IC), Elko, Transistor dan yang lainnya apakah ada yang terbakar.
    Jika tidak ada tanda-tanda komponen yang terbakar kemungkinan Motherboard masih bagus, tapi ada kalanya Mother board tidak jalan karena kerusakan pada program yang terdapat di BIOS

    3. Kerusakan Pada Harddisk
    Gejala :
    Pada saat CPU dinyalakan kemudian melakukan proses Post setelah itu proses tidak berlanjut dan diam beberapa saat tidak langsung masuk ke operating system, dan kemudian di layar monitor ada pesan “harddisk error, harddisk Failur, setelah itu muncul pesan “press F1 to continou” setelah kita menekan tombol F1 tidak masuk Operating system dan muncul pesan “Operating system not found”.
    Solusi :
    Periksa kabel tegangan dan kabel data yang masuk ke harddisk apakah longgar, sebaiknya dikencangkan, kemudian nyalakan dan coba anda dengarkan apakah suara yang keluar dari harddisk normal, jika tidak normal berati harddisk rusak di controllernya.
    Gejala :
    Pada saat CPU dinyalakan kemudian melakukan proses Post setelah itu muncul pesan “Operating system not found”.
    Solusi :
    Ada kemungkinan Operating system rusak, bisa diatasi dengan install ualng atau jika OS anda menggunakan windows 2000/XP ada Fasilitas Repairnya. atau ada kemungkinan juga harddisk anda tidak terdeteksi dan lakukan langkah di atas
    Gejala :
    harddisk bad sector?
    Solusi :
    Ada beberapa faktor penyebab terjadi bad sector diantaranya, tegangan listrik tidak stabil, sering terjadi putusnya aliran listrik secara mendadak, setelah pemakaina tidak di shot down, pemakaian yang terlalu lama, ada 2 jenis bad sector yaitu fisik dan software…..Untuk mengatasinya ada beberapa cara, diantaranya menggunakan software untuk menghilangkan badsector….pembahan lebih lanjut ada di eBook Metode perbaikan komputer dan bisa anda dapatkan jika anda bergabung menjadi Member Aktif.

    4. Kerusakan CD/DVD/ROM/RW & Floppy Disk
    Gejala :
    Jenis kerusakan yang biasa ditemui :
    1. Tidak terdeteksi di windows
    2. Tidak bisa keluar masuk CD
    3. Tidak bisa membaca/menulis/hanya bisa membaca saja. (CD)
    4. Tidak bisa membaca/menulis/write protect (Floppy disk)

    Solusi :
    1. Periksa kabel data dan kabel tegangan yang masuk ke CD-floppy, perikas di setup bios apakah sudah dideteksi? sebaiknya diset auto. Periksa apakah led menyala, jika tidak kerusakan di Controllernya.
    2. Kerusakan ada pada mekanik motor atau karet motor.
    3. Kerusakan Biasanya pada optik, tetapi ada kemungkinan masih bisa diperbaiki dengan cara men-set ualng optik tersebut.
    4. Head Kotor, bisa dibersihkan menggunakan Cutenbud

    Masalah BIOS
    Gejala :
    Hati-hati dalam Update Bios, ketika meng-Update anda keliru memilih versi Bios, PC jadi tidak jalan bahkan anda tidak dapat masuk ke BIOS.
    Solusi :
    Biasanya Update tidak dapat dibatalkan, hanya jenis Motherboard tertentu yang memiliki backup BIOS pada Chip-nya, Disitu tersimpan jenis asli BIOS yang tidak dapat dihapus, untuk dapat merestore-nya anda tinggal memindahkan Posisi Jumper khusus yang biasanya sudah ada petunjuk di buku manualnya. Kemudian hidupka PC dan tunggu 10 detik, BIOS yang asli telah di Restore, kembalikan Posisi Jumper pada posisi semula, dan PC siap dijalankan kembali. Jika Motherboard tidak memiliki pasilitas tersebut, Chip BIOS harus dikirim ke Produsen, Jenis BIOS dapat anda lihat di buku manualnya. Berhati-hati dalam pemasangannya jangan sampai kaki IC BIOS patah atau terbalik Posisinya.

    Gejala :
    CPU mengeluarkan suara Beep beberapa kali di speakernya dan tidak ada tampilan ke layar monitor, padahal monitor tidak bermasalah.
    Solusi :
    Bunyi Beep menandakan adanya pesan kesalahan tertentu dari BIOS, Bunyi tersebut menunjukan jenis kesalahan apa yang terjadi pada PC, Biasanya kesalahan pada Memory yang tdk terdeteksi, VGA Card, yang tidak terpasang dengan baik, Processor bahkan kabel data Monitor pun bisa jadi penyebabnya.Silahkan anda periksa masalah tersebut.

    Berikut Pesan kesalahan BIOS :
    Bunyi kesalahan BIOS biasanya tidak semua. Motherboard menandakan kesalahan yang sama tergantung dari jenis BIOS nya.

    [AMI BIOS]
    Beep 1x : RAM/Memory tidak terpasang dengan Baik atau Rusak, Beep 6x : Kesalahan Gate A20 - Menunjukan Keyboard yang rusak atau IC Gate A20-nya sendiri, Beep 8x : Grapihic Card / VGA Card tidak terpasang dengan baik atau Rusak, Beep 11x : Checksum Error, periksa Batre Bios,dan ganti dengan yang baru.

    [AWARD BIOS]
    Beep 1x Panjang : RAM/Memory tidak terpasang dengan Baik atau Rusak,Beep 1x Panjang 2x Pendek : Kerusakan Pada Graphic Card (VGA), Periksa bisa juga Pemasangan pada slotnya tidak pas (kurang masuk),Beep 1x Panjang 3x Pendek : Keyboard rusak atau tidak terpasang. Beep Tidak terputus / bunyi terus menerus : RAM atau Graphic Card tidak terdeteksi.

    Batrey CMOS Rusak / Lemah
    Gejala : Muncul Pesan CMOS Checksum Vailure / Batrey Low, diakibatkan tegangna yang men-supply IC CMOS/BIOS tidak normal dikarenakan batrey lemah, sehingga settingan BIOS kembali ke Default-nya/setingan standar pabrik, dan konfigurasi Hardware harus di Set ulang.
    Solusi : Segera Ganti Batrey nya

    Gejala : CPU yang sering Hang?
    Solusi : Ada beberapa faktor terjadi hanging diantaranya : Ada BadSector di Harddisk, Ada Virus, Ada masalah di Hardware seperti Memory Kotor/Rusak, MBoard Kotor/Rusak, Cooling Fan perputaran fan nya sudah lemah, Power Supply tidak stabil…..sebaiknya jangan dipaksakan untuk digunakan karena akan berakibat lebih fatal, silahkan hub: kami untuk dapat mengatasi masalah tersebut

    Gejala : Komputer sering tampil blue screen apa penyebabnya?
    Solusi : Pesan Blue Screen bisa disebabkan system windows ada yang rusak, Bisa dari Memory, Bisa dari hardisk, bisa dari komponen lainnya, tergantung pesan blue screen yang ditampilkan.

    Gejala : Komputer jadi lebih lambat dari sebelumnya, padahal awalnyatidak begitu lambat
    Solusi : Penyebab komputer anda prosesnya lambat ada beberapa faktor yaitu : Space hardisk terlalu penuh, terlalu banyak program / software yang memakan space harddisk dan memory, ada virus, harddisk badsector.   
Read more